Belahan Jiwa

Jiwa kami seperti dibuat oleh satu materi
Dibelah lalu dikirim ke bumi
Ditempa dan disayangi dengan cara tersendiri
Akankah dia menyadari?

Hangat mentari dan terangnya rembulan, iringi hari-hariku yang tetap tanpa kehadiranmu. Indahnya pelangi yang terbit kala sinar matamu menembus relung hatiku – Sampai Kapan (Maliq and the Essential)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s